HTML5 merupakan revisi terkini dari bahasa penanda halaman web yang memperkenalkan fitur terbaru dan mulai menggunakan script API. Teknologi API ini di antaranya adalah penggunaan elemen <canvas>, <video> dan <audio> elements, fungsi drag-and-drop, microdata, embedded fonts, dan lainnya. Semuanya ditujukan untuk memperbaiki teknologi HTML agar mendukung teknologi multimedia terkini, mudah dibaca oleh manusia dan mesin.

HTML5 merupakan hasil proyek dari lembaga persatuan website dunia, World Wide Web Consortium (W3C) dan Web Hypertext Application Technology Working Group (WHATWG). Proyek dimulai di tahun 2009 untuk menyempurnakan bahasa penanda sebelumnya yang dianggap sudah lawas.

HTML5 tidak memformula ulang bahasa sebelumnya. HTML5 mengikutsertakan semua elemen yang valid dari HTML4 dan XHTML 1.0 dan bahkan dirancang dengan tujuan utama agar ia dapat bekerja di setiap platform, kompatibel dengan browser lawas, dan menangani kesalahan dengan baik.

HTML5 mendefinisikan ulang bahasa penanda sebelumnya dan membuat desainer membuat halaman website yang lebih semantis. Sebagai contoh, digunakan istilah penanda <footer></footer> untuk bagian bawah halaman website ketimbang menggunakan penanda <div>.

HTML5 semakin populer pada April 2010 setelah CEO Apple Inc., Steve Jobs, mengatakan bahwa dengan pengembangan HTML5, “Adobe Flash sudah tidak dibutuhkan lagi untuk menyaksikan video atau menyaksikan konten apapun di web”.

Tujuan dibuatnya HTML5 antara lain:

  1. Fitur baru harus didasarkan pada HTML, CSS, DOM , dan JavaScript. 
  2. Mengurangi kebutuhan untuk plugin eksternal (seperti Flash).
  3. Penanganan kesalahan yang lebih baik.
  4. Lebih banyak markup untuk menggantikan scripting.
  5. HTML5 merupakan perangkat mandiri.

 

Fitur baru dalam HTML5:

  • Unsur kanvas untuk menggambar.
  • Video dan elemen audio untuk media pemutaran.
  • Dukungan yang lebih baik untuk penyimpanan secara offline.
  • Elemen  konten yang  lebih  spesifik, seperti  artikel, footer, header,navigation, section.
  • Bentuk kontrol form seperti kalender, tanggal, waktu, e-mail, URL, search.

 

Beberapa kelebihan yang dijanjikan pada HTML5:

  • Dapat ditulis dalam sintaks HTML (dengan tipe media text/HTML) danXML.
  • Integrasi yang lebih baik dengan aplikasi situs dan pemrosesannya.
  • Integrasi (‘inline’) dengan doctype yang lebih sederhana.
  • Penulisan kode yang lebih efisien.
  • Konten yang ada di situs lebih mudah terindeks oleh search engine.